1Pena.id, Bawen, Kabupaten Semarang – Jumat (1/8/2025), Dusun Balekambang, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, dipenuhi suasana syukur dan kebersamaan yang hangat. Tradisi tahunan Sadranan atau Nyadran kembali digelar, menunjukkan kearifan lokal yang tetap lestari di tengah modernisasi. Udara pagi yang sejuk dan mentari yang bersahabat menyelimuti acara yang dimulai dengan doa bersama yang khidmat, dipimpin oleh Bapak Endar. Doa dipanjatkan bukan hanya untuk keselamatan dan kesejahteraan warga, tetapi juga sebagai penghormatan kepada para leluhur Dusun Balekambang. Suasana penuh khusyuk terpancar dari raut wajah para peserta, menunjukkan keharmonisan antarwarga yang menghormati perbedaan agama dan keyakinan.
Setelah doa bersama, suasana berubah menjadi lebih meriah. Aroma nasi bucu yang gurih dan ayam panggang yang membuai selera menguras rasa lapar yang mengintai. Warga berkumpul saling membagikan hidangan makanan yang dibawa oleh setiap warga, menciptakan suasana makan bersama yang sangat hidup. Tawa dan celoteh mengalir bebas, menciptakan simfoni kegembiraan yang menular. Anak-anak berlarian dengan piring di tangan, sesekali berbagi makanan dengan teman sebaya. Orang tua bercengkrama sambil menikmati hidangan, berbagi cerita dan kenangan. Sepotong panggang ayam dibagi dengan hangat, menjadi lambang persatuan dan persaudaraan. Piring-piring kosong menunjukkan betapa lezatnya hidangan dan betapa meriahnya suasana makan bersama ini.
Sadranan di Balekambang bukan sekadar tradisi, melainkan denyut nadi yang menghidupi persatuan dan keselarasan dusun dari generasi ke generasi
WS (willi)


Posting Komentar