Tragis! Siswa SMA di Samosir Dianiaya, Sekolah Diam, Korban Trauma dan Putus Sekolah


1Pena.id, Samosir  - Sebuah kasus penganiayaan di SMA N 1 Onan Runggu terhadap F.Situmorang yang dilakukan oleh sekelompok siswa laki-laki menimbulkan keprihatinan. Ironisnya, pihak sekolah terkesan tidak tegas dan hanya fokus menjaga nama baik sekolah. Akibatnya, mediasi yang dilakukan tidak transparan dan korban akhirnya trauma dan putus sekolah. (21 Februari 2025)

 

Mediasinya Gagal, Korban Malah Diberi Uang "Damai"?

 

Orang tua korban mengungkapkan bahwa mediasi di sekolah pada 15 Februari 2025 gagal. Tidak lama kemudian, Kepala Sekolah, Manatar Samosir, mendatangi rumah kos anaknya dan memberikan uang Rp 4.000.000 untuk biaya berobat anaknya.

 

"Saya kurang paham isi kertas yang disodorkan, tapi saya tetap tandatangani karena kondisi anak saya yang masih sakit. Saya terima uang itu karena terdesak untuk biaya berobat," ungkap orang tua korban.

 

Orang Tua Korban Merasa Dihina, Lapor ke Polisi!

 

Merasa terganggu dan terhina, ibu korban, F.Situmorang, akhirnya mendatangi Polres Samosir untuk melaporkan kasus ini pada 20 Februari 2025.

 

"Laporan yang saya buat didampingi Sardi A Simbolon dari DisP3A PPKB Perlindungan Anak, Kabupaten Samosir," ungkap orang tua korban.

 

Trauma Mendalam, F.Situmorang Putus Sekolah!

 

Penganiayaan yang dialami F.Situmorang sangat mengerikan. Ia mengalami pelecehan yang menyentuh kehidupan pribadi keluarganya, serta kekerasan fisik seperti penusukan paku di tangan, memar di bawah pinggang, dan lemparan batu yang menyebabkan pingsan di sekolah.

 

Akibat trauma mendalam, F.Situmorang menyatakan tidak mau lagi sekolah di SMA N 1 Onan Runggu. Ia pun berniat pindah ke SMK N 1 Simanindo. Namun, orang tua F.Situmorang tidak mampu membiayai pindah sekolah dan akhirnya memutuskan untuk menghentikan pendidikan anaknya.

 

Pertanyaan Menyentuh Hati: Apakah F.Situmorang Akan Dibiarkan Putus Sekolah?

 

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai tanggung jawab pihak sekolah dan instansi terkait terhadap nasib F.Situmorang. Apakah anak korban bully ini akan dibiarkan putus sekolah?


dilangsir dari PATROLI HUKUM.COM

(JS)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama